Tips: Lolos seleksi substansi beasiswa LPDP (Wawancara, Essay On the Spot, LGD-Leaderless Group Discussion)



Hai Temans,

Setelah mempelajari mengenai Tips: Lolos seleksi administrasi beasiswa LPDP, sekarang gilirannya untuk mempelajari tips dalam menghadapi seleksi selanjutnya bila teman-teman sudah dinyatakan lolos pada tahap seleksi administrasi.

Tahap seleksi selanjutnya untuk beasiswa LPDP dikenal dengan Seleksi Substansi, yang terdiri dari:

  • Wawancara
  • Essay On the Spot 
  • Leaderless Group Discussion (LGD)

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk seleksi substansi?

Untuk waktu seleksi substansi bagi setiap pelamar berbeda-beda, ada yang hanya membutuhkan 1 hari saja untuk mengikuti semua tahapan penilaian (seperti saya contohnya) dan ada juga beberapa rekan-rekan pelamar yang membutuhkan 2 hari. Dimana dihari pertama untuk wawancara dan dihari kedua untuk Essay On the Spot dan juga LGD, demikian sebaliknya bisa berlaku.

Dimanakah seleksi substansi dilaksanakan?

Seleksi substansi dilakukan di beberapa kota besar seperti: Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta, dan lainnya. Pada saat mengisi aplikasi beasiswa LPDP, pelamar diminta untuk mengisi pilihan kota dimana akan dilakukan seleksi substansi jika nanti dinyatakan lulus seleksi administrasi. Saya memilih untuk mengikuti seleksi di Jakarta dan lokasi tes saat itu adalah kampus STAN – Bintaro.

Apa yang harus di bawa pada saat seleksi substansi?

-       Kartu Peserta (yang di print melalui akun pelamar)
-     Semua dokumen asli dan dokumen pendukung lainnya yang telah di submit pada saat proses aplikasi beasiswa.
-       Alat tulis lengkap dan papan ujian untuk menulis Essay On the Spot (jika diperlukan).

Informasi penting yang harus diperhatikan:

Pada saat pengumuman lolos seleksi administrasi, pelamar akan diberikan informasi berikut,
-    Nomor urut kelompok LGD
-    Waktu dan tanggal LGD
-    Waktu dan tanggal seleksi wawancara serta nomor meja untuk wawancara.
-    Waktu dan tanggal untuk Essay On the Spot.
-   Perhatikan juga link informasi pada website LPDP untuk update terbaru terkait persyaratan dan lainnya : www.lpdp.kemenkeu.go.id
 
Nah, sekarang mari kita pelajari satu satu per satu tahapan seleksi substansi berikut ini :

1.      Wawancara
Proses wawancara sederhananya adalah begini, akan ada 3 orang interviewer yang memberikan beberapa pertanyaan dan kita dipersilahkan menjawab. Namun demikian, beberapa pengalaman yang dibagikan teman-teman dan juga yang saya alami sendiri tidak sesederhana itu dalam proses wawancara yang dijalani.

Bagaimana gambaran, atmosphere, ruangan, tempat dan posisi saat wawancara?


 Interview - Photo by 98five.com

Wawancara dilakukan di dalam sebuah gedung atau aula yang cukup besar, sehingga akan ada banyak meja dan kursi yang disediakan untuk proses wawancara. Dan dalam waktu yang bersamaan akan ada beberapa pelamar yang diwawancara.

Pelamar akan disediakan tempat duduk diluar aula atau gedung, silahkan duduk secara acak namun tetap perhatikan nomor urut pada layar yang ditampilkan untuk memberikan informasi urutan nama pelamar selanjutnya yang akan diwawancara dan juga nomor meja wawancara. Jika seandainya kita diberi nomor meja 7, maka pada saat masuk ke dalam ruang wawancara, kita wajib menuju meja bernomor 7. Bukan meja lainnya. Ok?

Disarankan untuk tidak duduk terlalu jauh dari layar informasi dan panitia, hal ini sangat membantu jika ternyata ada perubahan jadwal, terlebih jika ternyata jadwal wawancara lebih cepat dari yang dijadwalkan. Seperti yang saya alami misalnya, 1 jam lebih cepat.

Saat nama anda disebutkan, maka masuklah dengan langkah yang pasti dan bersemangat (gag perlu jingrak-jingkrak juga sih atau berjalan lambat bak permaisuri) lalu berikan senyuman termanis anda. Pastikan kembali baju dan apapun yang anda kenakan rapih dan bersih (siapa tau ada bekas snack berceceran). Sehingga merusak penampilan dan memberikan kesan pertama yang kurang baik.

Posisi wawancara sama seperti ilustrasi pada gambar di atas, dimana 3 interviewer akan duduk berhadapan dengan pelamar. Pastikan anda menjabat tangan dan berikan sapaan hangat kepada para interviewer sebelum dipersilahkan duduk, seperti: selamat pagi, apa kabar?, senang bertemu dengan bapak dan ibu, dan kalimat lain yang menyegarkan :)

Duduklah ketika dipersilahkan duduk atau dengan pilihan memohon ijin untuk bisa duduk (kalau gag dipersilahkan duduk juga^^). Duduklah dengan baik, tidak membungkuk atau bersandar pada punggung kursi dengan posisi miring (santai kaya di pantai), tidak melipat tangan di dada, letakkan saja di bawah atau di atas paha (posisi relax). Tidak juga berpangku tangan serta memasang wajah muram nan galau.

Salah satu interviewer akan memulai dengan pertanyaan-pertanyaan ringan, sapaan hangat dan selamat menikmati wawancara^^

Berapa lama wawancara berlangsung?

Waktu yang dihabiskan untuk wawancara beragam, ada yang 20 menit, ada yang 45 menit bahkan 1 jam. Dari beberapa pengalaman yang dihimpun, lamanya waktu wawancara tidak menentukan keberhasilan saat wawancara. Bisa jadi waktu 1 jam berlalu, namun interviewer tidak menemukan informasi penting untuk bahan penilaian atau mungkin ada yang 20 menit namun interviewer sudah mendapatkan hal penting untuk bahan penilaian dan sudah bisa menilai si pelamar dengan baik. Hal yang terpenting adalah bukan dari waktu, namun seberapa jelas, lugas dan mengesankan anda memberikan informasi dan jawaban kepada interviewer terkait setiap pertanyaan yang diajukan.

Berapa jumlah interviewer? Dan siapa saja?

Akan ada 3 interviewer, biasanya terdiri dari 2 Profesor yang sangat mengetahui bidang studi yang akan kita tempuh nantinya serta 1 seorang Psikolog untuk melihat dan menilai karakter dan kondisi psikologi pelamar. Saat itu, seorang Psikolog duduk ditengah, lalu kiri dan kanan adalah kedua profesor. Saat wawancara akan dimulai, mereka akan memperkenalkan diri juga koq, jadi tenang saja anda akan mengetahui siapa jadi diri para interviewer.

Saran: Panggillah mereka dengan sapaan "Prof", jika mereka sudah memperkenalkan diri sebagai profesor. Untuk membangun suasana yang lebih dekat dan tidak canggung, mereka pun akan merasa dihargai dengan gelar yang dimiliki :) *nilai tambah sih..

Pertanyaan apa saja yang ditanyakan?

Pertanyaan saat wawancara sangat beragam dan setiap pelamar satu dengan yang lainnya akan mendapatkan pertanyaan yang bisa jadi sama dan tentunya lebih banyak berbeda, terlebih untuk pertanyaan-pertanyaan unik lainnya.

Berikut pertanyaan yang saya ingat, kurang lebih demikian (abaikan tata bahasa yang penting maksudnya ya^^):

Pertanyaan umum:

1.   Silahkan memperkenalkan diri anda!
2.   Mau kuliah kemana? jurusan apa?
3.   Mengapa memilih universitas tersebut dan jurusan tersebut?
4.   Kenapa ngga di Indonesia saja kuliahnya? Apa bedanya kuliah disini sama diluar?
5.  Hem, ini kerja diperusahaan migas, gajinya banyak dong, kenapa apply beasiswa? Harusnya bisa dong biayain kuliah sendiri?
6.   Trus kerjaan ditinggalin? Kenapa?
7.    Nanti balik Indonesia mau ngapain? Mau berkontribusi apa buat Indonesia?
8.   Duh cita-citamu bagus sih, keren, cuman butuh biaya banyak kayanya. Gimana caranya?
9.   Yakin bisa tuh?
10. Kenapa harus S2? Kayanya kalau anak K3 yg penting S1 trus punya pengalaman kerja yang banyak udah bagus. Kenapa mau S2?
11.  Ntar kan kuliah di Inggris, gimana sama budaya disana, bisa beradaptasi ngga?
12.  Yakin kamu lulus tepat waktu?
13.  Kalau mengalami kendala waktu kuliah yang membuat mu terlambat lulus, bagaimana?
14. Kira-kira hal yang akan menghambat perkuliahanmu apa? Dan bagaiamana menyikapinya?
15.  Kerjaanmu K3, susah ni ubah-ubah perilaku orang buat bisa stay safe kalau kerja, gimana dong?
16.   Kalau ngga ketrima beasiswa gimana?

Pertanyaan pribadi:
*yang umumnya ditanyakan oleh Psikolog dan profesor cuman nimbrung ngepoin. hahaha

1.     Sudah punya pacar? Kerja atau Kuliah? Bule? Indonesia?
2.     Kuliah apa? Dimana?
3.     Dari Kalimantan Tengah asalnya, Palangkaraya ya, Dayak? Pacar suku apa? 
4.    Wah, Dayak dan batak, asik tuh, anaknya pintar kalau beda suku. Orang batak jago nyanyi. Kamu kayanya jago nyanyi juga, ini profile kamu ada juara 2 nyanyi, PH Idol apaan? Nyanyi dong.
5.      Trus balik ke Indonesia, buat nemuin pacar ntar?
6.      Oh, ke Inggris buat ketemu pacar?
7.       Ntar kalau ketemu bule ganteng gimana?
8.      Coba deskripsikan dirimu gimana?
9.      Kamu koq optimis bgt orangnya, kenapa?
10.    Sebutin kekurangan dan kelebihanmu.
11.     Oke, kayanya cukup. Ada yang mau disampaikan?

Beberapa ada yang diminta menyebutkan nama Dekan trus diminta nari, sebutin Pancasila, dan aneka hiburan lainnya ^^

Bagaimana menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar wawancara?

Jawablah dengan jujur apa adanya. Tidak perlu dengan istilah-istilah yang tidak penting namun hanya membuat bingung para interviewer. Pada prinsipnya, tidak ada jawaban benar atau salah, karena jawaban yang diberikan kepada interviewer hanya akan memberikan gambaran bagaimana prinsip hidup, passion yang ditunjukan, pola pikir, kecerdasan intelektual, kemampuan dan karakter seseorang. Be yourself!

Jika memang anda adalah seseorang yang berbicara dengan didukung gerakan tangan (seperti saya) untuk menjelaskan jawaban, lakukanlah dengan natural dan dalam batas norma-norma yang berlaku, maksudnya tidak perlu ada gerakan menunjuk dengan telunjuk ke hadapan para interviewer atau membuat gerakan-gerakan yang akhirnya membuat risih dan gerah para interviewer. Keep Calm, Cool and Elegant :)

Note : 
"Saya selalu memasang pola pikir bahwa proses wawancara merupakan kesempatan anda untuk memberitahukan banyak hal, menceritakan hal-hal baik tentang apapun dan para interviewer adalah pendengar yang baik. Jadi apapun yang mereka tanyakan tidak ada ketakutan untuk menjawabnya, karena saya ingin berbagi sesuatu yang baik dan mereka ingin tahu dengan senang hati :) " *tsadeeessssttt men...

Bahasa apa yang digunakan?

Pengalaman saya adalah menggunakan Bahasa Inggris dari awal hingga akhir wawancara.

Adakah hal yang paling menegangkan saat wawancara? Apa yang harus dilakukan?

Ada sih, seperti: Jika wajah dari para interviewer juga tegang dan sedikit senyum, untuk hal ini cukup disikapi dengan memberikan senyuman terbaik anda, jangan berlebihan, dan pastikan tidak ada noda-noda (read: cabe, haha) pada saat anda tersenyum sehingga membuat kerutan di wajah para interviewer.

Kemudian yang membuat tegang adalah pertanyaan-pertanyaan lanjutan yang challenging, kadang kaya ngajak berantem sih pertanyaannya dan seolah-olah ingin mematahkan jawaban awal yang disampaikan. Sikapi dengan menjawab secara sopan, tenang dan konsisten dengan jawaban anda. Kalau nanyanya semakin nyolot, tidak perlu balas nyolot. Siapa tau anda sedang di uji kecerdasan emosionalnya seperti apa. Asik ngga tuh?

Hal yang paling berkesan saat wawancara?

Yang paling berkesan adalah saat mengakhiri pembicaraan dan akan meninggalkan ruangan. Memberikan final statement yang oke banget dan memberikan salam penuh spirit. Sepertinya aura-aura mempesona bertebaran di wajah para interviewer, hahaha.

Maka persiapkanlah apa yang ingin anda sampaikan diakhir wawancara, sehingga tidak meninggalkan ruangan dengan tanpa kesan, apalagi kalau cuman bilang terimakasih. Beberapa contoh asik dari rekan-rekan pelamar lainnya dengan meninggalkan kartu nama untuk para interviewer, asyik kan?

Bila gagal dalam tahapan wawancara?

Akan ada 1 kali kesempatan lagi untuk mengikuti proses wawancara.

Apa yang harus dilakukan dan jangan dilakukan pada saat proses wawancara? 

Do's:
  • Pastikan tidak datang terlambat menuju lokasi wawancara, jika perlu samakan jam anda dengan panitia. Bahkan terkadang jadwal wawancara bisa lebih cepat.
  • Menjaga kesehatan.
  • Berpakaian rapi dan sopan. 
  • Pastikan wajah selalu terlihat ceria dan segar (tidak lusuh, keringetan, atau berdandan menor).
  • Pastikan nomor meja wawancara sesuai dentan nomor yang diarahkan oleh panitia. 
  • Perhatikan setiap pengumuman yg disampaikan oleh panitia.
  • Disarankan membawa bekal ke lokasi untuk makan siang atau sekedar camilan, sehingga tidak perlu keluar dari lokasi seleksi. 
  • Jika memang harus menunggu lama, berbincanglah dengan rekan-rekan pelamar lainnya, bangun persahabatan dan networking, bahkan dengan pelamar terdahulu yg sudah mengikuti proses wawancara, LGD dan Essay untuk mendapatkan gambaran proses dan tema yang dibahas sebagai bahan referensi. 
  • Pelajari kembali Essay yang dibuat saat memasukkan aplikasi, data diri, tujuan studi, informasi universitas dan juga mata kuliah atau program yang ditawarkan pada jurusan yang ingin dituju.
  • Rendah hati tapi jangan rendah diri. 
  • Pelajari juga pertanyaan-pertanyaan yang pernah diajukan kepada pelamar lainnya. Meningat yang disampaikan di atas merupakan pengalaman pribadi.
  • Buatlah list daftar pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan dan berlatihlah menjawab pertanyaan tersebut dalam Bahasa Inggris dan juga Bahasa Indonesia.  Saya waktu itu meminta teman serumah di tempat kerja untuk memberikan pertanyaan-pertanyaan tersebut bahkan juga pertanyaan dari mereka sendiri (bahkan nanyanya nyolot dan menyebalkan, hahaha) , lalu berlatihlah menjawabnya secara natural dan spontan. 
       Big Don’ts: 
  • Terlambat saat akan diwawancara. 
  • Berbohong saat menjawab pertanyaan. 
  • Arogan ketika menghadapi pertanyaan yang mungkin memancing emosi. 
  • Mencela, menghina, merendahkan dan lainnya dalam hal menjawab pertanyaan. 
  • Sombong dalam tutur kata dan bahasa tubuh (seperti cara duduk dan melipat tangan didada). 
  • Menangis saat tidak mampu menjawab pertanyaan.

2.      Essay On the Spot
Seleksi ini adalah menulis Essay dengan pilihan tema yang sudah ditentukan. Tes yang dilakukan hampir sama dengan tes writing pada IELTS, jika sudah terbiasa maka akan sangat membantu.

                                                          Writing – Photo by matrix.edu.au

Tema apa yang dibahas dalam Essay On the Spot?

Pada saat akan memulai sesi Essay On the Spot, peserta akan diberikan 2 tema yang berbeda. Kita diminta memilih salah satu tema yang dianggap mampu kita jelaskan dan kembangkan melalui Essay yang akan kita tulis.

Biasanya tema-tema yang diangkat adalah isu nasional yang sedang ramai diberitakan, baik seputar ekonomi, politik, hukum, lingkungan, kesehatan, pendidikan dan lain-lain.

Jadi usahakan mulai sekarang anda peka terhadap isu nasional bahkan mungkin internasional. Banyaklah membaca berita, baik melalui televisi, koran dan internet. Sehingga tema apapun yang ditawarkan anda tidak akan bingung menjabarkannya dalam sebuah Essay.

Contoh : download-lah aplikasi laman berita yang bisa anda akses melalui hape pintar anda seperti: detik.com, bacalah setiap hari berita terkini. *endorse banget sih :)

Bahasa apa yang digunakan untuk menulis Essay?

Bahasa Inggris.

Berapa waktu yang di berikan?

30 Menit.

Bagaimana gambaran ruang yang digunakan untuk Essay On the Spot?

Kegiatan Essay On the Spot dilakukan di sebuah kelas dengan kursi yang dilengkapi dengan meja tulis seperti ruang kelas di sekolah pada umumnya. Tapi disarankan tetaplah membawa alas untuk menulis. Peserta akan duduk satu persatu. Lalu diberikan sedikit penjelasan terkait aturan dan durasi waktu yang diberikan oleh panitia.

Bagaimanakah cara menulis Essay On the Spot?

Step to write- Photo by jorgetwin.com

Bisa lakukan tips tersebut di atas. Saat menerima tema, pikirkan tema mana yang dirasa mampu kita jelaskan dan jabarkan secara lengkap dalam sebuah Essay. Lalu mulailah membuat kerangka tulisan, struktur dan poin-poin penting yang akan dibahas di setiap kalimat.

Kemudian mulailah menulis, jika disarankan menulis menggunakan pulpen, maka tulislah secara cermat dan berhati-hati. Pikirkan satu per satu kalimat yang akan ditulis. Karena jika tidak berhati-hati, akan ada banyak coretan di sana -sini dan bisa jadi mempengaruhi penilaian terhadap Essay yang kita buat karena tulisan yang susah dimengerti dan banyaknya coretan yang mengganggu. Jika waktu bersisa 5 menit maka sudahilah menulis. Lalu ceklah kembali isi tulisan anda dan gunakan waktu yang tersisa untuk memperbaiki kata atau kalimat mana yang perlu perbaikan.

Apa yang harus dilakukan dan jangan dilakukan pada saat proses Essay on the spot?

       Do's: 
  • Pastikan tidak terlambat datang ke lokasi Essay On the spot.
  • Membawa peralatan tulis lengkap. 
  • Bacalah dan pahami berita terkini. 
  • Banyaklah melakukan latihan menulis dalam bahasa Inggris jauh-jauh hari.
       Big Don’ts: 
  • Jangan berlama-lama menghayal memikirkan tulisan apa yang akan ditulis, mengingat waktu sangat terbatas. 
  • Jangan mencontek kiri dan kanan apalagi mencoba membuka informasi melalui HP anda.

3.     Leaderless Group Discussion
Seleksi ini dimana terdapat kelompok diskusi yang sudah dibagi nomor kelompoknya dan juga jadwal diskusinya sejak pengumuman lolos seleksi administrasi diterima.

Group Discussion – Photo by scaleupsdc.com

Diskusinya bagaimana?

Layaknya FGD – Focus Group Disscussion, kelompok diskusi akan diberikan waktu untuk berdiskusi tentang tema yang diberikan oleh observer.

Temanya tentang apa?

Tentang isu-isu yang sedang hangat diperbincangkan baik di berbagai macam media televissi, radio, internet dan lainnya yang terjadi di bangsa ini.

Berapa lama waktu yang diberikan?

Sekitar 45 menit. Tidak ada waktu tambahan.

Bahasa apa yang digunakan?

Bahasa Inggris.

Bagaimana proses diskusi berlangsung?

Akan ada 2 orang observer, yang hanya berbicara pada awal sebelum diskusi dilakukan. Mereka hanya bertugas menyampaikan tema dan waktu diskusi. Selanjutnya diskusi dimulai oleh kelompok. Nah pada moment inilah, wajib ada seseorang yang menginiasi pembicaraan, dimulai dengan memilih siapa yang ingin terlibat sebagai moderator, time keeper dan juga notulen.

Tidak perlu saling berebut tugas dan peran, tapi alangkah baiknya jika menawarkan diri dan disetujui oleh kelompok untuk mengambil peran tersebut.

Ingat, menawarkan diri ya, bukan langsung menunjuk diri sendiri lalu peran dijalankan tanpa persetujuan kelompok.

Pastikan setiap anggota terlibat dalam memberikan pendapatnya.
Dan hal yang paling penting adalah perlunya memahami konsep diskusi yang benar, cenderung diskusi pada akhirnya berubah menjadi sebuat perdebatan. Kalau yang namanya diskusi ya bukan acara debat, artinya ketika ada salah satu anggota penyampaikan pendapatnya yang dirasa bertentangan dengan pendapat kita, hargailah. Bagian kita adalah menyampaikan pemikiran kita terhadap tema yang diangkat tanpa harus mencela, membanding-bandingkan bahkan menghina pendapat orang lain yang berbeda.


Group Discussion – Photo by buytestseries.com


Apa yang harus dilakukan dan jangan dilakukan pada saat proses Essay on the spot?

     Do's:
  • Pastikan anda menggunakan kesempatan yang diberikan untuk menyampaikan pendapat secara jelas, tepat dengan tema dan sesuai dengan waktu yang diberikan 
  • Banyaklah memperkaya diri dengan isu-isu negara dan dunia saat ini, sehingga jika ada topik tertentu yang diberikan, anda bisa ikut berkontribusi dalam menyampaikan pendapat, tidak blank alias no idea at all.
  • Jika pada akhirnya tema tersebut tidak juga dimengerti, hal yang perlu dilakukan adalah memberikan kesempatan beberapa teman diskusi untuk menyampaikan pendapatnya, lalu ambillah inti dari pendapat-pendapat yang sudah disampaikan terkait tema, dan sampaikanlah pendapat anda berdasarkan kesimpulan dari setiap pendapat teman-teman lainnya yang sudah dikaji dan di-review secara personal dalam pemikiran anda
       Big Don’ts:
  • Terlambat menuju lokasi LGD. 
  • Diam tidak memberikan pendapat. 
  • Terlalu dominan dan banyak menggunakan waktu sehingga yang lain tidak memiliki kesempatan. 
  • Arogan dan sombong.

Sooooo....
Setelah dinyatakan lolos seleksi substansi ada apalagi?

Ada yang namanya PK – Persiapan Keberangkatan semacam diklat dengan kurun waktu satu minggu, kegiatan ini sangat asyik dan menyenangkan, kita akan bertemu dengan para awardee dari seluruh wilayah Indonesia. Yeaaaayyy !! *semoga bisa nulis kisah ini ya.


Demikianlah penjelasan singkat terkait seleksi substansi dan hal-hal apa saja yang harus dan jangan dilakukan.

Kesimpulan :


Jadi, persiapkanlah diri anda dengan baik serta maksimalkan kesempatan seleksi subtansi untuk anda bisa mengerahkan seluruh daya dan kemampuan anda serta memberikan informasi penting terkait cita-cita anda yang besar dan harapan anda bagi bangsa dan dunia ini.

Niscaya, bagi kamu-kamu yang memang punya mimpi besar, jelas visi misi hidupnya mau ngapain, sudah mempersiapkan diri dengan maksimal, pasti akan berpeluang lebih besar mendapatkan beasiswa ini.

Saya ingat dahulu Leader saya di tempat kerja berkata bahwa:

" Rejeki itu adalah titik temu antara kesempatan dan kesiapan kita. Saat kesempatan ada, namun kita tidak siap, maka berlalulah kesempatan dan rejeki itu. Demikian sebaliknya "
Tunggu apalagi? Siapkanlah diri anda untuk bertemu dengan kesempatan baik itu.

Godspeed.

Salam,
Duta LPDP (katanya sih begitu)
PK 63
 

15 comments:

  1. keren bgt artikelnya..sukses terus kak

    ReplyDelete
  2. Semakin semangat rasanya ya buat berjuang:)

    ReplyDelete
  3. kakak, tanya untuk essay apakah topik berita terbaru?

    kemudian bagaimana kita mengetahui jadwal wawancara dan FGD dan Verifikasi kkita

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo, maaf baru bisa membalas, baru membuka laman ini.

      Untuk essay on the spot, "sepertinya" selalu baru.

      Untuk mengetahui jadwal, pihak LPDP akan mengirimkan email kepada individu yg lolos seleksi administrasi.

      Semoga membantu

      Delete
  4. Inspiring and Sphronizing article.. thanks alot

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks... *Baru denger nih istilah Sphronizing :D

      Delete
  5. Terima kasih ka..
    Membantu sekali

    ReplyDelete
  6. terimakasih sangat membantu,,
    saya mau tanya bila gagal dalam tahap seleksi subtansi(wawancara) apakah selanjutnya langsung mengikuti tahap wawancara, ataukah haru mengumpulkan lagi persyaratan baru dari awal utk mengikuti seleksi administratif?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mohon maaf mas Dadi. telat respon sayanya, baru liat. hehehhe

      Temen sya punya pengalaman gagal di waancara, jadi utk tes selanjutnya hanya wawancara saja.

      Delete
  7. Thanks mbak...membakar semangat saya lagi.

    ReplyDelete
  8. Wow what a Great Information about World Day its very nice informative post. thanks for the post.
    lgd 3033

    ReplyDelete

Powered by Blogger.